Manfaat Daun Alpukat Sebagai Obat Herbal
Hallo teman-teman semua,. Selamat datang di blog aku!!!
Sebelumnya terimakasih sdah mampir di blog aku,. Untuk
pertama kalinya aku akan menulis artikel tentang Manfaat Daun Alpukat

Gambar1. Daun Alpukat
Sumber:
Tanaman alpukat merupakan tanaman buah berupa pohon
dengan nama alpuket(Jawa Barat), alpokat (Jawa Timur/Jawa Tengah), boah pokat,
jamboo pokat (Batak),advokat, jamboo mentega, jamboo pooan, pookat (Lampung)
dan lain-lain.Tanaman avocado yang terkenal dengan nama alpukat (Persea
americana miller) sangat banyak ditemukan di Indonesia. Walau bukan tanaman
asli Indonesia, tetapi keberadaannya tidak asing lagi bagi masyarakat. Tanaman alpukat
sendiri berasal dari dataran rendah/tinggi Amerika Tengah dan diperkirakan
masuk ke Indonesia pada abad ke-18. Secara resmi antara tahun 1920- 1930
Indonesia telah mengintroduksi 20 varietas alpukat dari Amerika Tengah dan
Amerika Serikat untuk memperoleh varietas-varietas unggul guna meningkatkan
kesehatan dan gizi masyarakat, khususnya di daerah dataran tinggi.
Alpukat merupakan salah satu tanaman obat yang sangat
penting dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk pengobatan seperti
sariawan, kencing batu, darah tinggi, kulit muka kering sakit gigi,bengkak
karena perandangan dan kecing manis. Tanaman alpukat yang sering digunakan untuk berbagai
pengobatan penyakit adalah daun alpukat. Daun alpukat mengandung beberapa
senyawa yang dapat mengobati beberapa jenis penyakit seperti batu ginjal,
menurunkan tekanan darah, radang tenggorokan, anti hipertensi, anti radang,
anti diuretik, anti hipoglikemia, dan anti bakteri (Brai dkk.,2007).
Daun alpukat juga memiliki kandungan kalium yang tinggi.
Kalium diperlukan untuk keseimbangan elektrolit dan mengontrol tekanan darah.
Hal ini dapat menjadi dasar penggunaan daun alpukat untuk menyembuhkan tekanan
darah tinggi. Kalsium, magnesium, dan fosfor juga penting untuk kesehatan
manusia. Mineral-mineral tersebut berguna untuk pembentukan tulang dan gigi,
pembentukan bekuan darah, pembentukan siklik AMP dan second messenger lain,
untuk mekanisme tubuh. Zinc berperan dalam proses penyembuhan luka, besi
diketahui berguna dalam pembentukan heme, sedangkan mangan dan tembaga
digunakan untuk membantu absorbsibesi di dalam tubuh.
Daun alpukat berpotensial sebagai teh yang memiliki
aktivitas antioksidan. Hasil penelitian Antia et al. (2005) menunjukkan bahwa
kandung ansenyawa kimia daun alpukat pada uji aktivitas hipoglemik (kadar gula
darah rendah) ekstrak daun alpukat (Persea americana Mill.) ditemukan senyawa aktifseperti
saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, dan polisakarida. Hasil penelitian Mardiyaningsih
dan Nur (2014) pada skrining fitokimia menunjukkan bahwadaun alpukat mengandung
senyawa flavonoid, alkaloid, dan saponin. Ekstrak etanol daun alpukat juga dapat
menghambat pertumbuhan sel Hela (sel kankerleher rahim).
Daun alpukat (Persea americana miller) rasanya pahit
berkhasiat sebagai diuretik dan menghambat pertumbuhan beberapa bakteri seperti
Staphylococcus sp, Pseudomonas sp, Proteus sp, Escherichea sp, dan Bacillus sp.
Selain itu, berkhasiat untuk menyembuhkan kencing batu, darah tinggi, dan sakit
kepala. Daun yang dibuat teh dapat menyembuhkan nyeri saraf, nyeri lambung,
bengkak saluran pernapasan dan haid tidak teratur.Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan pengaruh variasi suhu pemanasan yaitu suhu 40°C, 50°C,
60°C, 70°C, 80°C dan lama waktu pengeringan 30, 50, 70, 90, 110 menit terhadap
pembuatan minuman teh herbal dari daun alpukat sebagai antioksidan alami dengan
kualitas optim.
Okee semua terimakasih sudah mampir di blog
aku.....Semoga bermanfaat dan bisa kalian coba dan rasakan sendiri khasiatnya.
DAFTAR PUSTAKA
Ader, R., & Kelley, K. W. (2007). A Global View of Twenty Years of Brain,
Behavior, and Immunity. Brain, Behavior, and Immunity, Vol. 21 hal 1-8
Arukwe U, Amadi BA, Duru MK. Chemical composition of persea americana leaf, fruit and seed.
IJRRAS. 2012;11 (2): 346-349.
Antia, BS. Je
Okokon. Dan PA Okon. 2005. “Hypoglycemic
activity of aqueous leaf extract of Persea americana Mill”. Research
Letter: Indian J Pharmacol |Volume 37, Issue 5, Page 325-326. www.ijp-online.com
Mardiyaningsih,
Ana dan Nur Ismiyati. 2014. “Aktivitas
Sitotoksik Ekstrak Etanolik Daun Alpukat (Persea Americana Mill.) Pada Sel
Kanker Leher Rahim Hela”. Tradisional Medicine Journal vol 19 (1), 2014.
Poltekes Bhakti Setya Indonesia.
Bermanfaat sekali, makasih infonya ka
BalasHapusWah good article
BalasHapusTerimakasih infonya
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusArtikel yg bagus
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusWah ternyata daun alpukat sangat bermanfaat, terimakasih ilmunya sangat bermanfaat😊
BalasHapusWaaah bermanfaat sekali
BalasHapusArtikelnya bagus kak, semangat terus ya buat nulisnya. Ditunggu artikel lainnya❤️
BalasHapusTerimkasih informasinya smngt bermanfaat kaka
BalasHapusTerimakasih infonya sangat bermanfaat kaka
BalasHapusterimakasih banyak informasinya
BalasHapus